RSS

TUGAS 4 (MENGKUDU)

23 Des

1. Apa saja kandungan pada mengkudu ?

jawab :

Senyawa Terpenoid

Senyawa terpenoid adalah senyawa hidrokarbon isometrik yang juga terdapat pada lemak/minyak esensial (essential oils), yaitu sejenis lemak yang sangat penting bagi tubuh. Zat-zat terpenoid membantu tubuh dalam proses sintesa organik dan pemulihan sel-sel tubuh.

Zat Anti-bakteri

Acubin, L. asperuloside, alizarin dan beberapa zat antraquinon telah terbukti sebagai zat anti bakteri. Zat-zat yang terdapat di dalam buah Mengkudu telah terbukti menunjukkan kekuatan melawan golongan bakteri: Pseudonzonas aeruginosa, Proteus morganii, Staphylo­coccus aureus, Bacillus subtilis dan Escherichia coli.

Pengujian selanjutnya menunjukkan bahwa kegiatan zat anti-bakteri dalam buah Mengkudu dapat mengontrol dua golongan bakteri yang mematikan (patogen), yaitu: Salmonella dan Shigella.

Penemuan zat-zat anti bakteri dalam sari buah Mengkudu mendukung kegunaannya untuk merawat penyakit infeksi kulit, pilek, demam dan berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh bakteri.

Beberapa Jenis Asam

Asam askorbat yang ada di dalam buah Mengkudu adalah sumber vitamin C yang luar biasa. Vitamin C merupakan salah satu antioksidan yang hebat. Antioksidan bermanfaat untuk menetralisir radikal bebas (partikel-partikel berbahaya yang terbentuk sebagai hasil sampingan proses metabolisme yang dapat merusak materi genetik dan merusak sistem kekebalan tubuh). Asam kaproat, asam kaprilat, dan asam kaprik termasuk golongan asam lemak. Asam kaproat dan asam kaprik inilah yang menyebabkan bau busuk yang tajam pada buah Mengkudu.

Mengkudu dengan Nutrisi Lengkap

Secara keseluruhan Mengkudu merupakan bahan makanan yang bergizi lengkap. Sebagian besar adat budaya Polinesia masa lampau maupun sekarang, menggunakan buah Mengkudu sebagai makanan utama.

Penduduk asli kepulauan Pasifik Selatan mengonsumsi buah Mengkudu untuk dapat bertahan hidup pada waktu kelaparan. Demikian pula, para prajurit yang menetap di kepulauan Polinesia selama perang dunia II dianjurkan untuk mengonsumsi buah Mengkudu untuk menambah kekuatan dan tenaga.

Zat-zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh antara lain: karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral-mineral esensial juga tersedia dalam buah maupun daun Mengkudu. Selenium adalah salah satu contoh mineral yang banyak terdapat pada Mengkudu dan merupakan antioksidan yang hebat.

Scopoletin

Pada tahun 1993, peneliti universitas Hawaii berhasil memisahkan zat-zat scopoletin dari buah Mengkudu. Zat-zat scopoletin ini mempunyai khasiat pengobatan dan sebagai tambahan para ahli percaya bahwa scopoletin adalah salah satu di antara zat-zat yang terdapat dalam buah Mengkudu yang dapat mengikat serotonin, salah satu zat kimiawi penting di dalam tubuh manusia.

Scopoletin berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan dan melancarkan peredaran darah. Selain itu scopoletin juga telah terbukti dapat membunuh beberapa tipe bakteri, bersifat fungisida (pembunuh jamur) terhadap Pythium sp, dan juga bersifat anti-peradangan dan anti-alergi.

Zat Anti-kanker (Damnacanthal)

Beberapa penelitian terbaru tentang Mengkudu dilakukan untuk mengetahui kandungan zat-zat anti-kanker (damnacanthal). Empat ilmuwan Jepang berhasil menemukan zat anti kanker pada ekstrak Mengkudu ketika mereka sedang mencari zat-zat yang dapat merangsang pertumbuhan struktur normal dari sel-sel abnormal K-ras-NRK (sel pra kanker) pada 500 jenis ekstrak tumbuhan. Ternyata zat anti-kanker pada Mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.

Xeronine dan Proxeronine

Salah satu alkaloid penting yang terdapat dalam buah Mengkudu adalah xeronine. Xeronine dihasilkan juga oleh tubuh manusia dalam jumlah terbatas yang berfungsi untuk mengaktifkan enzim-enzim dan mengatur fungsi protein di dalam sel.

Xeronine ditemukan pertama kali oleh Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia). Walaupun buah Mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tetapi mengandung bahan­-bahan pembentuk (prekursor) xeronine, yaitu proxeronine dalam jumlah besar.

Proxeronine adalah sejenis asam koloid yang tidak mengandung gula, asam amino atau asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya dengan bobot molekul relatif besar, lebih dari 16.000. Apabila kita mengonsumsi proxeronine maka kadar xeronine di dalam tubuh akan meningkat.

Di dalam tubuh manusia (usus) enzim proxeronase dan zat-zat lain akan mengubah proxeronine menjadi xeronine. Fungsi utama xeronine adalah mengatur bentuk dan rigiditas (kekerasan) protein-protein spesifik yang terdapat di dalam sel. Hal ini penting mengingat bila protein-protein tersebut berfungsi abnormal maka tubuh kita akan mengalami gangguan kesehatan.

Zat Pewarna

Kulit akar tanaman Mengkudu mengandung zat pewarna (merah), yang diberi nama morindon dan morindin.

2. Berasal dari mana tanaman mengkudu ?

jawab :

Asal usul mengkudu tidak terlepas dari keberadaabn bangsa Polinesia yang menetap di Kepulauan Samudra Pasifik. Bangsa Polinesia  dipercaya  berasal dari Asia Tenggara.

3. pada umur berapa mengkudu bisa dipanen ?

jawab :

Tanaman mengkudu salah satu tanaman herbal dapat mulai berbuah sekitar 9 bulan setelah ditanam. Buah dapat dipanen pada tahap awal, meskipun mereka umumnya kecil dan sedikit

4. Berapa ketinggian maksimal tanaman mengkudu?

jawab :

Pohonnya tidak terlalu besar, dengan tinggi, tingginya 3-8 m

5. Apa manfaat buah mengkudu ?

jawab :

  • Salah satu bahan penting bagi menggalakkan pertumbuhan tisu dalam tubuh badan manusia menerusi tindakbalas bahan kimia antara proxeronine dan proxeronase.
  • Interaksi dua bahan kimia proxeronine dan proxeronase boleh membantu membesarkan liang pada usus kecil – sekali gus mempercepatkan serapan bahan nutrien ke dalam sistem pemakanan.
  • Berfungsi sebagai bahan mengembalikan kesegaran dan ketahanan protein badan yang merupakan sebagai bahan awet muda.
  • Mengkudu juga kaya dengan bahan anti-oksidan iaitu membantu melambatkan proses penuaan. Biasanya buah mengkudu dipetik dan diperam di atas garam, atau di dalam beras. Apabila sudah masak ia boleh dimakan begitu sahaja. Ianya juga boleh dicampur dengan gula untuk dimakan.
  • Buah mengkudu boleh memulih sel atau tisu rosak, sekali gus melambatkan proses penuaan, di samping berguna bagi penyakit kencing manis, sengal sendi dan tekanan darah tinggi. Daun mudanya boleh digunakan sebagai sayuran atau dimakan sebagai ulaman. Daunnya jika direbus boleh menyihatkan ibu yang baru bersalin. Kulitnya berguna bagi mengubati penyakit Malaria. Bunga mengkudu boleh digunakan untuk merawat penyakit mata. Akar mengkudu berguna bagi mengubati penyakit buasir, hidung tersumbat dan pendarahan otak.

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 23, 2012 in bahasa indonesia

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: